Minggu, 13 Juli 2014

Maaf serta Terima kasih wahai kenangan terindah

Tanggal 29 juni 2014, kau mengucapkan keputusan yang sudah kau pikirkan pada saat kita terpisahkan oleh jarak dan waktu. Yang isi putusan itu adalah utuk tidak bersama lagi denganku, maaf aku tidak dapat mencegah hal yang sudah kamu putuskan dan sudah membuatmu berfikir tentang hubungan yang kita jalani, dan menurutmu keputusan itu yang terbaik untuk kita.
Semua berawal pada kesalahan yang aku perbuat membuat sehingga semuanya berakhir seperti ini hanya kata MAAF atas kesalahan itu ,tetapi kata MAAF memang tidak cukup buatmu atas kelakuanku. Keputusan itu sudah tidak dapat di cegah lagi sehingga aku hanya bisa rela atas keputusan itu.
Banyak kata, ucapan serta tidakan yang menjadi satu membentuk kenangan terhadapmu yang tidak membuat sertamerta semua yang aku jalani bersamamu hilang begitu saja, sampai saat ini kamu adalah kenangan yang terindah buatku kau berikan rasa kasih sayangmu, perhatianmu, omelanmu, dsb yang membuat kenyataan ini berat terasa untukku.
Sekarang hanya kata TERIMA KASIH yang bisa terucap atas semua kenangan baik itu pada hari yang baik atau pada hari yang kurang bersahabat pada kita yang tidak pantas aku dapatkan dari seseorang yang mempunyai sifat keIBUan yang kamu miliki.
MAAF dan TERIMA KASIH  atas segalanya pasti sangat sulit untuk melupakan semua kenangan ini. TERIMA KASIH aku ucapkan lagi untukmu wahai kenangan terindahku DM

Minggu, 12 Januari 2014

baby angel

Tersentak rasanya jiwa ini ketika kau hadir mengisi sisi relung hati ini ,membuat hidup ini yang awalnya tak berwarna menjadi berwarna ,dengan hadirmu pula mulai aku susun ulang alur hidup ini menjadi lebih terarah menuju masa depan yang aku ukir bersamamu.
Kau mengajarkanku bagaimana cara bermimpi seperti bagaimana semestinya yang sudah aku lupakan sebelumnya dimana aku hidup hanya untuk hari ini dan menjalani untuk hari ini tidak ada suatu pemikiran tentang setelah hari ini .Ketika aku tersadar akan "mimpi" yang aku lupakan ,kau menepukku dan mengingatkanku bahwa bukan hanya ini yang bisa aku lakukan.


Kini ketika aku mulai merangkai semua ini aku hanya bisa berharap kau ada disisiku merangkai dan menjalani mimpiku yang aku rangkai untuk masa depan yang lebih cerah ,seperti kata - kata yang biasa aku dengar bahwa "Dalam suatu lorong pasti akan ada cahaya di ujungnya" .